Minggu, 12 Maret 2017

Saluran Telepon Langsung

Saluran Telepon dan Fungsinya dalam Akses Internet

Pengertian Saluran Telepon

Saluran Telepon merupakan perangkat keras yang harus disediakan dalam rangka akan membangun internet. Selain itu dapat digunakan pula handphone atau telepon seluler yang menyediakan modem dalam alat tersebut sehingga memungkinkan dihubungkan dengan kabel  data untuk akses internet. Dengan handpone atau saluran kabel dan modem dial up kita dapat melakukan akses internet, misalnya melalui Telkomnet Instans tanpa harus mendaftar dulu.
Untuk jaringan internet lainnya penggunaan modem dial up harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke ISP, misalnya CBN dan Indoinstans. Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb - 2mb


Fungsi Saluran Telepon dalam akses internet

Jaringan telepon pada dasarnya dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu jaringan tetap dan jaringan bergerak. Jaringan tetap dapat dinikmati melalui telepon rumah atau kantor yang biasanya menggunakan kabel. Jaringan tetap di Indonesia meliputi jaringan telepon lokal, SLI, SLJJ, dan tertutup. Sedangkan jaringan bergerak meliputi satelit, telepon seluler, dan radio trunking. Kedua jaringan ini yang dipergunakan di seluruh dunia untuk membantu proses komunikasi. Ada jaringan, tentu ada juga alat yang dipergunakan untuk berkomunikasi, salah satunya adalah telepon. Telepon merupakan salah satu alat komunikasi yang mampu menerima dan mengirimkan suara melalui arus listrik yang diberikan oleh central office. Central office sendiri merupakan pusat layanan komunikasi yang membentuk suatu jaringan telepon sehingga memungkinkan adanya proses komunikasi menggunakan telepon.
Fungsi saluran telepon pada koneksi internet itu sangat penting, karena bisa jadi tanpa adanya saluran telepon (bagi modem telepon :Speedy) koneksi internet pengguna tidak dapat berkerja. Saluran telepon berfungsi sangat vital dalam kelangsungan koneksi internet, karena saluran telepon dapat dikatakan sebagai perantara jaringan internet dengan suatu komputer.

Jaringan Komputer (LAN)

Jaringan komputer (LAN,MAN,WAN)

Jaringan komputer

1353066633_1204083308_1.jpgJaringan Lokal (LAN) untuk Keperluan Informasi Dan Komunikasi Dengan jaringan komputer, setiap pekerjaan diharapkan dapat selesai dengan cepat. Jaringan komputer mampu menghubungkan komputer dengan komputer lainnya. Salah satu jaringan komputer adalah internet. Internet merupakan teknologi jaringan raksasa yang telah menjadi realitas dalam kebutuhan informasi dan komunikasi jutaan manusia di dunia ini. Dalam perkembangan pertamanya, jaringan komputer masih menggunakan kabel koaksial. Kini, jaringan dibangun dengan kabel dari serat optik (fiber Optics) atau komunikasi tanpa kabel (nirkabel) TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan Solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet.

Ciri-ciri jaringan komputer:
1. berbagi perangkat keras (hardware).
2. berbagi perangkat lunak (software).
3. berbagi saluran komunikasi (internet).
4. berbagi data dengan mudah.
5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.


Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang terhubung bersama dan dapat berbagi sumber daya yang dimilikinya, seperti printer, CDROM, pertukaran file, dan komunikasi secara elektronik antar komputer. Hubungan antar komputer dalam jaringan dapat menggunakan media kabel, telepon, gelombang radio, satelit atau sinar infra merah (infrared).

Jenis jaringan komputer terbagi dalam dua klasifikasi, yaitu berdasarkan teknologi trasmisi dan berdasarkan jarak.

A. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Teknologi Transmisi.

Jenis jaringan berdasarkan teknologi transmisi dibagi menjadi dua, yaitu jaringan broadcast dan jaringan point-to-point.

Berikut uraiannya :
  1. Jaringan Broadcast Jaringan ini menggunakan saluran komunikasi tunggal yang digunakan semua komputer atau mesin yang terhubung pada jaringan ini secara bersama-sama.

  1. Jaringan Point-to-Point Jaringan ini terdiri atas beberapa komputer atau mesin yang seringkali harus memiliki banyak rute karena jaraknya berbeda. Dalam mengirim paket dari suatu mesin sumber ke suatu tujuan, paket jenis ini harus melalui mesin perantaranya yang bisa melalui banyak rute.Pada umumnya jaringan lokal atau jaringan yang secara geografis kecil cenderung memakai jaringan broadcast, sedangkan jaringan yang lebih besar dapat menggunakan jaringan Point-to-Point.


B. Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Jarak.

Jenis jaringan berdasarkan jarak terbagi tiga, yaitu Local Area Network (LAN), Metropolitan Area Network (MAN), dan Wide Area Network (WAN).

Berikut uraiannya :
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
  • Komponen Fisik Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.

  • Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
    Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server, yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file. Selain server ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.

    LAN dapat dibedakan berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps (Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus, Star dan Ring.



2. Metropolitan Area Network (MAN)

Jaringan ini lebih luas dari jaringan LAN dan menjangkau antar wilayah dalam satu provinsi. Jaringan MAN menghubungkan jaringan-jaringan kecil yang ada, seperti LAN yang menuju pada lingkungan area yang lebih besar. Contoh, beberapa bank yang memiliki jaringan komputer di setiap cabangnya dapat berhubungan satu sama lain sehingga nasabah dapat melakukan transaksi di cabang maupun dalam propinsi yang sama.


3. Wide Area Network (WAN)

Jaringan ini mencakup area yang luas dan mampu menjangkau batas propinsi bahkan sampai negara yang ada dibelahan bumi lain. Jaringan WAN dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lain dengan menggunakan satelit atau kabel bawah laut. Topologi yang digunakan WAN menggunakan topologi tak menentu sesuai dengan apa yang akan digunakan. Topologi Jaringan (Bentuk Jaringan) Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub/Switch dan pengkabelannnya.

Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring. Topologi Jaringan Topologi merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode access dan media pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah tergantung dengan letak geograpis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman data.

Banwidth

Bandwidth

From Wikipedia, the free encyclopedia
Bandwidth has several related meanings:
  • Bandwidth (signal processing) or analog bandwidth, frequency bandwidth or radio bandwidth: a measure of the width of a range of frequencies, measured in hertz
  • Bandwidth (computing), the rate of data transfer, bit rate or throughput, measured in bits per second (bit/s)
  • Spectral linewidth: the width of an atomic or molecular spectral line, measured in hertz
Bandwidth can also refer to:

Kecepata Transfer Data

Kecepatan transfer data

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kecepatan transfer data dalam dunia komputer dan telekomunikasi adalah jumlah data dalam bit yang melewati suatu medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik (bit per second) dan disimbolkan bit/s atau bps bukan bits/s. Seringkali disalahartikan dengan bytes per second atau B/s atau Bps.

Daftar isi

Tabel

Contoh

Audio

  • 8 kbit/s – kualitas telepon.
  • 32 kbit/s – kualitas mediumwave (MW).
  • 96 kbit/s – kualitas FM.
  • 128 kbit/s – kualitas CD.
  • 1.4 Mbit/s – kualitas CD dengan teknologi CDDA.

Video

Rekor kecepatan transfer data
Tabel kecepatan transfer data
Kecepatan Simbol Keterangan Aplikasi
1.000 bit/s 1 kbit/s atau 1 kbps 1 kilobit atau seribu bit per detik Rata-rata kecepatan internet dial-up di Indonesia saat ini adalah 56 kbps.
1.000.000 bit/s 1 Mbit/s atau 1 Mbps 1 megabit atau sejuta bit per detik Kecepatan transfer data melalui komunikasi tanpa kabel (wireless) pada 2.4 GHz adalah 2 Mbps sedangkan kecepatan sebuah switch standar adalah 100 Mbps.
1.000.000.000 bit/s 1 Gbit/s atau 1 Gbps 1 gigabit atau satu miliar bit per detik Kecepatan sebuah switch dengan teknologi Gigabit adalah 1 Gbps.
1.000.000.000.000 bit/s 1 Tbit/s atau 1 Tbps 1 terabit atau satu triliun bit per detik Belum ada
Tabel rekor kecepatan transfer data
Tanggal Record set I2-LSR Tim Jarak Ukuran data Durasi Rata-rata kecepatan Sistem operasi Aplikasi pengukur Perangkat keras NIC
28 Juni 2004 IPv4 single stream 103.583 terabit-meter per detik Caltech dan CERN 15.776 kilometer 849 gigabytes 6 menit 11.32 gigabits per detik (Gbps)



9 November 2004 IPv4 single stream 148.850 terabit-meter per detik University of Tokyo, WIDE, Fujitsu Computer Technologies 20.645 kilometer 541 gigabytes 10 menit 7.213 gigabits per detik (Gbps) Linux kernel 2.6.6 Iperf Dual AMD Opteron 248, 2.2 GHz CPU Chelsio T110 TCP offload engine (TOE)
24 Desember 2004 IPv4 single dan multiple stream 216.300 terabit-meter per detik University of Tokyo, WIDE, Chelsio Communications 30.000 kilometer 1485 gigabytes 30 menit 7.21 gigabits per detik (Gbps) Linux kernel 2.6.6 Iperf Dual AMD Opteron 248, 2.2 GHz CPU Chelsio T110 TCP offload engine (TOE)
6 Mei 2004 IPv4 multiple stream 77.699 terabit-meter per detik Caltech dan CERN 10.959 kilometer 860 gigabytes 970 detik 7.092 gigabits per detik (Gbps) Microsoft Server 2003 64-bit Extended System Edition NTttcp Newisys 4300 Quad AMD Opteron Enterprise Server AMD-8131 S2io 10 GE NIC
25 Juni 2004 IPv4 multiple stream 104.529 terabit-meter per detik Caltech dan CERN 15.776 kilometer 859 gigabytes 1037 detik 6.62 gigabits per detik (Gbps) Microsoft Server 2003 64-bit Extended System Edition NTttcp Newisys 4300 Quad AMD Opteron Enterprise Server AMD-8131 S2io 10 GE NIC
8 November 2004 IPv4 multiple stream 184.877 terabit-meter per detik Caltech, CERN dan CENIC 26.950 kilometer 2881 gigabytes 1 jam 6.402 gigabits per detik (Gbps) Linux kernel 2.6.9 dengan teknologi FAST TCP dari Caltech Iperf Dual AMD Opteron 250, 2.4 GHz CPU S2io Xframe 10 Gigabit Ethernet Adapter
19 Januari 2005 IPv6 single dan multiple stream 72.225 terabit-meter per detik Caltech dan CERN 14.134 kilometer 357 gigabytes 10 menit 5.11 gigabits per detik (Gbps) Linux kernel 2.6.8 Iperf Dual AMD Opteron 250, 2.4 GHz CPU S290 Neterion Xframe 10 GigE
14 April 2004 IPv4 single dan multiple stream 69.073 terabit-meter per detik SUNET dan Sprint 16.343 kilometer 838.86 gigabytes 1588 detik 4.22 gigabits per detik (Gbps) NetBSD ttcp Dell 2650 server Intel PRO/10GbE
12 September 2004 IPv4 single dan multiple stream 124.935 terabit-meter per detik SUNET dan Sprint 28.983 kilometer 1831 gigabytes 3648 detik 4.01 gigabits per detik (Gbps)


Internet Sevice Privider (ISP)

Internet service provider

From Wikipedia, the free encyclopedia
"ISP" redirects here. For other uses, see ISP (disambiguation).
"Internet service" redirects here. It is not to be confused with Web service.
Internet connectivity options from end-user to tier 3/2 ISPs
An Internet service provider (ISP) is an organization that provides services for accessing and using the Internet. Internet service providers may be organized in various forms, such as commercial, community-owned, non-profit, or otherwise privately owned.
Internet services typically provided by ISPs include Internet access, Internet transit, domain name registration, web hosting, Usenet service, and colocation.
Local ISP in Manhattan installing fiber for provisioning Internet access

History

The Internet was developed as a network between government research laboratories and participating departments of universities. By the late 1980s, a process was set in place towards public, commercial use of the Internet. The remaining restrictions were removed by 1995, 4 years after the introduction of the World Wide Web.[1]
In 1989, the first ISPs were established in Australia[2] and the United States. In Brookline, Massachusetts, The World became the first commercial ISP in the US. Its first customer was served in November 1989.[3]
On 23 April 2014, the U.S. Federal Communications Commission (FCC) was reported to be considering a new rule that will permit ISPs to offer content providers a faster track to send content, thus reversing their earlier net neutrality position.[4][5][6] A possible solution to net neutrality concerns may be municipal broadband, according to Professor Susan Crawford, a legal and technology expert at Harvard Law School.[7] On 15 May 2014, the FCC decided to consider two options regarding Internet services: first, permit fast and slow broadband lanes, thereby compromising net neutrality; and second, reclassify broadband as a telecommunication service, thereby preserving net neutrality.[8][9] On 10 November 2014, President Barack Obama recommended that the FCC reclassify broadband Internet service as a telecommunications service in order to preserve net neutrality.[10][11][12] On 16 January 2015, Republicans presented legislation, in the form of a U.S. Congress H.R. discussion draft bill, that makes concessions to net neutrality but prohibits the FCC from accomplishing the goal or enacting any further regulation affecting Internet service providers.[13][14] On 31 January 2015, AP News reported that the FCC will present the notion of applying ("with some caveats") Title II (common carrier) of the Communications Act of 1934 to the internet in a vote expected on 26 February 2015.[15][16][17][18][19] Adoption of this notion would reclassify internet service from one of information to one of the telecommunications[20] and, according to Tom Wheeler, chairman of the FCC, ensure net neutrality.[21][22] The FCC is expected to enforce net neutrality in its vote, according to the New York Times.[23][24]
On 26 February 2015, the FCC ruled in favor of net neutrality by adopting Title II (common carrier) of the Communications Act of 1934 and Section 706 in the Telecommunications Act of 1996 to the Internet.[25][26][27] The FCC Chairman, Tom Wheeler, commented, "This is no more a plan to regulate the Internet than the First Amendment is a plan to regulate free speech. They both stand for the same concept."[28]
On 12 March 2015, the FCC released the specific details of the net neutrality rules.[29][30][31] On 13 April 2015, the FCC published the final rule on its new "Net Neutrality" regulations.[32][33]

Classifications

Access providers ISP

ISPs provide Internet access, employing a range of technologies to connect users to their network.[34] Available technologies have ranged from computer modems with acoustic couplers to telephone lines, to television cable (CATV), wireless Ethernet (wi-fi), and fiber optics.
For users and small businesses, traditional options include copper wires to provide dial-up, DSL, typically asymmetric digital subscriber line (ADSL), cable modem or Integrated Services Digital Network (ISDN) (typically basic rate interface). Using fiber-optics to end users is called Fiber To The Home or similar names.[35]
For customers with more demanding requirements (such as medium-to-large businesses, or other ISPs) can use higher-speed DSL (such as single-pair high-speed digital subscriber line), Ethernet, metropolitan Ethernet, gigabit Ethernet, Frame Relay, ISDN Primary Rate Interface, ATM (Asynchronous Transfer Mode) and synchronous optical networking (SONET).[36]
Wireless access is another option, including cellular and satellite Internet access.

Mailbox providers

A mailbox provider is an organization that provides services for hosting electronic mail domains with access to storage for mail boxes. It provides email servers to send, receive, accept, and store email for end users or other organizations.
Many mailbox providers are also access providers,[37] while others are not (e.g., Yahoo! Mail, Outlook.com, Gmail, AOL Mail, Po box). The definition given in RFC 6650 covers email hosting services, as well as the relevant department of companies, universities, organizations, groups, and individuals that manage their mail servers themselves. The task is typically accomplished by implementing Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) and possibly providing access to messages through Internet Message Access Protocol (IMAP), the Post Office Protocol, Webmail, or a proprietary protocol.[38]

Hosting ISPs

Internet hosting services provide email, web-hosting, or online storage services. Other services include virtual server, cloud services, or physical server operation.

Transit ISPs

Tiers 1 and 2 ISP interconnections
Just as their customers pay them for Internet access, ISPs themselves pay upstream ISPs for Internet access. An upstream ISP usually has a larger network than the contracting ISP or is able to provide the contracting ISP with access to parts of the Internet the contracting ISP by itself has no access to.[39]
In the simplest case, a single connection is established to an upstream ISP and is used to transmit data to or from areas of the Internet beyond the home network; this mode of interconnection is often cascaded multiple times until reaching a tier 1 carrier. In reality, the situation is often more complex. ISPs with more than one point of presence (PoP) may have separate connections to an upstream ISP at multiple PoPs, or they may be customers of multiple upstream ISPs and may have connections to each one of them at one or more point of presence.[40] Transit ISPs provide large amounts of bandwidth for connecting hosting ISPs and access ISPs.[41]

Virtual ISPs

A virtual ISP (VISP) is an operation that purchases services from another ISP, sometimes called a wholesale ISP in this context,[42] which allow the VISP's customers to access the Internet using services and infrastructure owned and operated by the wholesale ISP. VISPs resemble mobile virtual network operators and competitive local exchange carriers for voice communications.

Free ISPs

Free ISPs are Internet service providers that provide service free of charge. Many free ISPs display advertisements while the user is connected; like commercial television, in a sense they are selling the user's attention to the advertiser. Other free ISPs, sometimes called freenets, are run on a nonprofit basis, usually with volunteer staff.[citation needed]

Wireless ISP

A wireless Internet service provider (WISP) is an Internet service provider with a network based on wireless networking. Technology may include commonplace Wi-Fi wireless mesh networking, or proprietary equipment designed to operate over open 900 MHz, 2.4 GHz, 4.9, 5.2, 5.4, 5.7, and 5.8 GHz bands or licensed frequencies such as 2.5 GHz (EBS/BRS), 3.65 GHz (NN) and in the UHF band (including the MMDS frequency band) and LMDS.[citation needed]

Peering

ISPs may engage in peering, where multiple ISPs interconnect at peering points or Internet exchange points (IXs), allowing routing of data between each network, without charging one another for the data transmitted—data that would otherwise have passed through a third upstream ISP, incurring charges from the upstream ISP.[39]
ISPs requiring no upstream and having only customers (end customers and/or peer ISPs) are called Tier 1 ISPs.
Network hardware, software and specifications, as well as the expertise of network management personnel are important in ensuring that data follows the most efficient route, and upstream connections work reliably. A tradeoff between cost and efficiency is possible.[citation needed]

Law enforcement and intelligence assistance

Internet service providers in many countries are legally required (e.g., via Communications Assistance for Law Enforcement Act (CALEA) in the U.S.) to allow law enforcement agencies to monitor some or all of the information transmitted by the ISP. Furthermore, in some countries ISPs are subject to monitoring by intelligence agencies. In the U.S., a controversial National Security Agency program known as PRISM provides for broad monitoring of Internet users traffic and has raised concerns about potential violation of the privacy protections in the Fourth Amendment to the United States Constitution.[43][44] Modern ISPs integrate a wide array of surveillance and packet sniffing equipment into their networks, which then feeds the data to law-enforcement/intelligence networks (such as DCSNet in the United States, or SORM[45] in Russia) allowing monitoring of Internet traffic in real time.

Kecepatan Akses Internet

Kecepatan akses internet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.

Daftar isi

Komponen

Ada beberapa komponen yang dapat memengaruhi kecepatan pemrosesan, antara lain :

Register

CPU berisi area memori kecil yang disebut register. Fungsinya untuk menyimpan data dan instruksi saat pemrosesan. Ukuran register (disebut juga word size) menentukan jumlah data yang dapat dipakai oleh komputer pada satu waktu . Pada saat ini kebanyakan PC (Personal Computer) memiliki register 32 bit, artinya CPU dapat memproses 4 bit data tiap waktu.

RAM

Jumlah RAM pada PC dapat memengaruhi kecepatan sistem . Makin banyak RAM pada PC, makin banyak program dan instruksi yang bisa disimpan di memori, dan jauh lebih cepat daripada disimpan di hard disk. Apabila PC tidak cukup memiliki memori untuk menjalankan program , data akan dipindahkan sementara ke hard disk (proses ini disebut swapping) dan hal ini akan menurunkan kinerja komputer.

Sistem Clock

Sistem Clock dalam komputer menetapkan kecepatan CPU menggunakan Kristal quartz yang bergetar. Satu gerakan clock adalah waktu yang dibutuhkan oleh transistor untuk mematikan transistor kemudian menyalakannya kembali. Hal ini disebut clock cycle, yang diukur dalam Hertz . Jika sebuah komputer memiliki kecepatan 300 MHz, artinya sistem clock berdetak 300 juta kali/ detik.

Bus

Bus yaitu jalur antara komponen – komponen pada komputer. Data dan instruksi berjalan pada jalur ini. Lebar jalur data dapat memengaruhi berapa banyak bit yang dapat ditransmisikan antar komponen komputer.

Cache Memory

Cache Memory adalah memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data dan instruksi terkini yang sudah diload oleh CPU. Cache lebih cepat daripada memori biasa, dan sangat memengaruhi kinerja komputer. Ada dua jenis cache memory, yaitu Level-1 (L1) dan cache eksternal yang disebut Level -2 (L2).

Jenis Kecepatan Akses Internet

Kecepatan akses akan sangat bergantung pada teknologi jaringan di sekitar jarak dan jarak / kondisi lingkungan saat koneksi internet dilakukan. Adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet melalui beberapa cara. Terdapat beberapa pilihan tipe / jenis kecepatan internet yang dapat digunakan. Berikut adalah kecepatan internet sesuai dengan saluran yang dipilih

Dial – Up

Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet. Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up. Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom. Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah. Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer). Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.

ADSL

Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz. Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz . Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).

GPRS

GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang dilakukan dengan menggunakan gelombang radio. GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara pada saat alat komunikasi bergerak (mobile). Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data (dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), dan penelusuran (browsing) internet. Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136, meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet , serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer.

3G

3G adalah third generation technology yang mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless). 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses : Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempat

HSPA

High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000. Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz . Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink) HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP) perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.

Wireless LAN

Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio . Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan. Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge. Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang berbeda, dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. 60000kbps

Broadband

Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih. Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game, sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi. Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless. Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.

Referensi

  1. Joko Atmanto, A.Md.,"Teknologi Informasi dan Komunikasi",CV Bina Pustaka,2009,223262436241
  2. Drs. Supriyanto,"TIK 3: Teknologi Informasi dan Komunikasi",Yudhistira,Maret 2009,74217421

Berbagai Tipe Koneksi Internet

Berbagai Tipe Koneksi ke Internet

– 4 komentar
 
Berbagai cara bisa kita lakukan untuk dapat terhubung ke internet, diataranya :
1.      1.  Jaringan Komputer (LAN)
Mengakses internet menggunakan jaringan LAN adalah menghubungkan komputer ke internet melalui sebuah server jaringan lokal yang terhubung ke internet.
Keuntungan melakukan akses internet melalui LAN adalah biaya untuk akses internet lebih murah. Hal ini disebabkan karena kita menggunakan komputer banyak sekali pakai dalam satu jaringan.
Kelemahan akses internet melalui lan adalah, jika sedang melakukan akses yang banyak, akses akan lambat, terlebih jika bandwidth terbatas.

2.   2.     Saluran Telepon Langsung
Bila kita menggunakan layanan koneksi internet menggunakan dila-up, selain membayar biaya langsung ke ISP, kita juga harus membayar biaya pulsa telepon yang kita gunakan setiap kali kita mengakses internet.

3.      3.  Teknologi ADSL
Teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)  memungkinkan saluran telepon biasa digunakan untuk melewatkan sinyal digital dengan kecepatan tinggi untuk mengirimkan data. Hal ini memungkinkan kita bisa mengakses internet dengan kecepatan tinggi melalui saluran telepon.
Kelebihan ADSL dibandingkan koneksi dial-up adalah, koneksi tidak akan terganggu meskipun ada telepon masuk dan keluar.

4.    4   Jaringan TV Kabel
Kelebihan mengakses internet melalui TV kabel adalah, kita bisa mengakses internet tanpa terganggu dengan telepon.
Kelemahannya adalah, saat ini hanya tersedia di kota kota besar, dan tidak semua daerah bisa mengakses tv kabel

 
5.     5  GPRS ( General Packet Radio Service )
Adalah teknologi pengiriman data dalam bentuk paket dengan memanfaatkan gelombang radio. GPRS merupakan teknologi komunikasi nirkabel generasi dua setengah (2,5G) yang merupakan perkembangan dari teknologi GSM (2G).
Keuntungan GPRS adalah, kita bisa mengakses internet dimana saja, selagi jaringan GPRS masih tersedia.
Kelemahannya adalah untuk mendapatkan akses internet secara mobile, kita harus melakukan setting di telepon selular kita.

6.     6  WiFi
Wifi adalah singkatan dari Wireles Fidelity. Wifi adalah teknologi jaringan tanpa kabel yang menggunakan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data.  Frekuensi yang digunakan Wifi berada pada spektrum 2,4 GHz.
Ada tiga komponen yang terdapat dalam sebuah lokasi hotspot, yaitu :
·         Access Point (Titik Akses)
·         Access Controller
·         Internet Link

7.       Wireless Broadband
Dibandingkan dengan Wifi, WiBro dapat diakses dari jarak 1 kilometer dari titik poinnya dengan kecepatan akses 512 kbps.

8.     7  3G
Layanan 3G dapat diperoleh melalui operator GSM maupun CDMA.
Kelebihan dari akses internet dengan 3G adalah, bandwidth yang lebar, dapat didukung dengan teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)

9.       8 Satelite VSAT,
Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun  termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
- kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
- biaya  fix rate bulanan by speed for unlimited use.
- lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.

10.  9  Fiber Optic,
Koneksi jenis ini menggunakan sambungan kabel fiber optic [ kabel yang kecepatannya setara dengan kecepatan cahaya ] yang tersambung antara provider dengan perusahaan. Ini biasanya untuk perusahaan besar seperti Banking, Securitas, dll.
- kecepatannya hingga 1Gb mmm Manteeep booo [ buat main game no lag anymore hehe ]
- biaya fix rate bulanan ditentukan oleh kecepatan kapasitas / bandwith yang di pilih
- lokasi ditentukan oleh mereka yang bersangkutan [ maksudnya dibicarakan gitu nanti ditarik kabelnya